Header Ads

Inilah Penjelasannya, Tidak Semua Air Cocok Untuk Melakukan Budidaya Ikan

loading...

Sumber air merupakan salah satu faktor penting yang harus dipersiapkan ketika ingin budidaya ikan

Oleh sebab itu, jika ingin budidaya ikan, anda harus tahu jenis air yang cocok untuk ikan yang akan dibudidayakan.

Dengan mengetahui jenis air, pembudidaya ikan memiliki harapan hasil panen yang melimpah.

Jadi, tergantung kita mau jenis ikan apa yang akan dibudidayakan, dan media budidaya ikan bisa bersumber dari mana saja.

Sumber air tetap menjadi hal prioritas yang harus dipertimbangkan, secara kuantitas maupun kualitas.

Seperti yang dilansir pada laman Mantrasukabumi dalam artikel "Jenis Air Ini Sangat Cocok untuk Budidaya Ikan, Salah Satunya Air Payau", berikut ini adalah jenis air yang cocok untuk budidaya ikan:

Air Laut Atau Payau
Air laut atau payau merupakan sumber udara yang berasal dari laut dengan kadar salinitas sebesar 28-37 ppt. Air laut sangat kaya dengan kandungan hara, tetapi tidak menutup kemungkinan sudah tercemar polutan, apalagi udara laut yang berada di tepian kota besar. Sementara, air payau merupakan air laut yang sudah tercampur dengan air tawar sehingga salinitasnya jauh lebih rendah dari 10 ppt.

Namun, kandungan garam pada air di sungai-sungai kecil yang berada di pantai pada musim kemarau bisa melonjak naik hingga mencapai lebih dari 40 ppt. Air sungai atau danau.

Air Sungai Atau Danau
Air sungai atau danau merupakan sumber air yang paling sering digunakan oleh para pembudidaya ikan air tawar. Sebelum digunakan, air sungai atau danau harus terlebih dahulu terlebih dahulu karena sumber udara ini mengandung banyak partikel terlarut.

Air Sumur
Sumur terbagi menjadi dua bagian, sumur permukaan dan sumur dalam. Air yang berasal dari sumur biasanya miskin oksigen dan tidak hara. Selain itu, beberapa air sumur mengandung unsur berbahaya bagi ikan yang cukup tinggi, seperti kapur, besi, dan karbon monoksida.

Air PDAM
Air PDAM pada revisi berasal dari air sungai atau sumber air lainnya yang sudah menggunakan tawas dan klorin.

Penulis: Robi Maulana | Mantrasukabumi
Diberdayakan oleh Blogger.